Sistem

This tag is associated with 11 posts

Anti Lock Brake system (ABS)

Anti Lock Brake System  atau unit kontrol ABS membantu untuk mempertahankan kontrol dan stabilitas arah sebuah mobil dalam kasus situasi pengereman ekstrim. Hal ini dicapai dengan mengendalikan kecepatan rotasi roda dengan mengatur tekanan rem secara otomotis pada saat pengereman ekstrim. Sistem ini bekerja pada sebagian besar jenis permukaan jalan dan mengurangi resiko kecelakaan dan tingkat … Baca lebih lanjut

Suspensi Independen

Suspensi Independen Sifat – sifat secara umum : Gerakan salah satu roda tidak mempengaruhi roda lain Konstruksi agak rumit Membutuhkan sedikit tempat Jarak roda dan geometri roda berubah saat pemegasan Titik berat kendaraan dapat rendah ( nyaman dan aman ) Pegas dapat dikonstruksi lembut ( pegas tidak membantu mengantar gerakan roda Perawatan lebih sulit Penggunaan … Baca lebih lanjut

Rem Tangan

Macam – Macam Lengan Pengoperasian Lengan ditempatkan di samping atau di antara kursi • Tarik lengan unutk mengoperasikan rem tangan • Tekan “knop” untuk melepas Lengan batang tarik • Tarik batang tarik untuk mengoperasikan rem tangan • Putar untuk melepas Lengan pedal • Tekan pedal untuk mengoperasikan rem tangan • Tarik “knop” untuk melepas Sistem … Baca lebih lanjut

Kopling

Kopling Plat Tunggal Berpegas Diafragma Dan Koil 1. Kontruksi Kopling Plat Tunggal 2. Perbandingan Gaya Diafragma Dengan Koil a. = Posisi plat penekan dengan plat kopling yang sudah aus pada batas limit b. = Posisi plat penekan dengan plat kopling baru c. = Posisi plat penekan saat pedal kopling diinjak penuh d. = Tekanan normal … Baca lebih lanjut

Kopling Tidak Bekerja

Ketika akan menghentikan kendaraan, kita perlu menginjak kopling untuk memisahkan tenaga dari mesin menuju ke transmisi, jika tidak maka mesin akan terhenti (stall). Hal ini berbeda jika kita menggunakan transmisi otomatis, dimana ada unit torsi konverter yang memisahkan mesin dengan transmisi. Dalam kopling manual, unit terdiri dari cakram kopling, pressure plate, throw out dan bantalan … Baca lebih lanjut

Cara kerja Air Conditioner

Pada percobaan telah dibuktikan, air dan bensin yang diturunkan tekanannya akan lebih cepat menguap. Demikian juga dengan titik didih air pada ketinggian tertentu (di atas gunung), air lebih cepat menguap, dibanding di atas permukaan laut dengan tekanan 1 atmosfir, karena diatas gunung dengan ketinggian tertentu tekanan udaranya < 1 atmosfir. Apabila jari kita diberi bensin … Baca lebih lanjut

Air Conditioner (AC Mobil)

Fungsi Bagian-Bagian Secara umum sirkulasi udara dingin dapat dilihat pada gambar di bawah ini  : Pada waktu turun hujan atau udara yang terlalu lembab akan menimbulkan kondensasi pada kaca-kaca mobil yang menghalangi pandangan. Dengan menghidupkan sistem AC, kondensasi itu segera dapat dihilangkan,karena udara yang keluar pada sistem AC cukup kering, dan udara lembab cepat akan … Baca lebih lanjut

Pengetesan Pada Sistem AC

Bermacam cara dapat dilaksanakan untuk pengetesan sistem AC, antara lain :             1. Tes tekanan                                 2. Tes temperatur                                    3.Tes kebocoran                                            A. Bagian tekanan rendah             B. Bagian tekanan tinggi ———————————————————————————————————————–   Tes tekanan Pada putaran mesin lebih dari 2000 rpm. Sistem AC yang bekerja normal saluran hisap kompresor, zat pendingin harus berupa gas dengan tekanan … Baca lebih lanjut

Sistem Pengapian Baterai (Accumulator)

Bagian – Bagian Sistem Pengapian Baterai (Accumulator) a. Baterai (Accumulator) Kegunaan : Sebagai penyedia atau sumber arus listrik   b. Kunci kontak Kegunaan : Menghubungkan dan memutuskan arus listrik dari baterai ke sirkuit primer c. Koil Kegunaan : Mentransformasikan tegangan baterai menjadi tegangan tinggi ( 5000 – 25.000 Volt ) d. Kontak pemutus Kegunaan : … Baca lebih lanjut

Sistem Hidrolik

Hidrolik adalah suatu sistem yang memanfaatkan tekanan fluida sebagai power (sumber tenaga) pada sebuah mekanisme. Karena itu, pada sistem hidrolik dibutuhkan power unit untuk membuat fluida bertekanan. Kemudian fluida tersebut dialirkan sesuai dengan kebutuhan atau mekanisme yang diinginkan. Perbedaan antara sistem hidrolik dan pneumatik adalah sebagai berikut: Pada fluida kerja, sistem hidrolik menggunakan fluida cair … Baca lebih lanjut

Arsip Full…

Blog Stats

  • 2,243,480 hits

Map

free counters

Now Online